Rencana Ulang Pelaksanaan Pra Ujian Sekolah Tahun 2020

Pelaksanaan ujian sekolah tingkat sekolah dasar dikhawatirkan terganggu akibat adanya wabah covid-19. Pada simulasi ujian sekolah saja sudah terkendala. Akibatnya peserta didik harus mengerjakan soal simulasi ujian di rumah masing-masing.

Berdasarankan pertama surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Nomor 420/1141/02/15, tanggal 16 Maret 2020, tentang Rencana Ulang Pelaksanaan Ujian Sekolah SD Tahun Pelajaran 2019/2020. Keuda dari hasil rapat teknis ujian sekolah oleh KKPS II tanggal 20 Maret 2020, di Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Kroya antara lain sebegai berikut:

  1. Mengirimkan Surat Permohonan Cetak DNT kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap melalui Koordinator Wilayah masing-masing kecamatan paling lambat tanggal 24 Maret 2020 jam kerja.
  2. Koordinator wilayah (Koorwil) akan mengirimkan surat tersebut ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Bidang Dikdas tanggal 26 Maret 2020.
  3. Simulasi Ujian Sekolah II dilaksanakan tanggal 23, 24, dan 26 bulan Maret 2020 dengan cara dikerjakan di rumah oleh peserta didik. Peserta didik tidak diperkenankan hadir ke sekolah, (Hal terpenting adalah peserta didik tetap belajar) maka pembagian naskah soal dilakukan dengan beberapa alternatif, seperti:
    • Semua guru dan karyawan SD yang ada diberi tugas membagikan kepada peserta didik di rumah masing-masing.
    • Orang tua diminta datang ke sekolah untuk mengambil soal, baik seluruhnya dengan syarat tidak perlu mengadakan kerumunan. Atau sebagian orang tua siswa yang diundang kemudian menitipkan naskah soal untuk siswa yang dekat dengan domisili orang tua yang hadir.
    • Dikirim melalui foto HP (bila mungkin).
    • Untuk menyederhanakan pekerjaan, tiga naskah untuk 3 hari dapat dibagikan sekaligus, dengan ketentuan orangtua diberitahu mupel mana yang untuk tgl 23, 24, dan 26.
  4. Pengiriman lembar jawab dilakukan langsung oleh orang tua atau difoto menggunanakan ponsel dan dikirim melaluai WhatsApp atau media lain kepada guru kelas VI atau guru yang mengambil ke rumah siswa.
  5. Pengiriman lembar jawab sesuai jadwal Senin, 23 Maret 2020 lembar jawab Bhs Indonesia, Selasa, 24 Maret 2020, Matematika, dan Kamis, 26 Maret 2020 lembar jawab IPA.
  6. Atau boleh dikirim ketiga lembar jawab pada hari ketiga, 26 Maret 2020.
  7. Ujian Praktik dilaksanakan tanggal 1 – 6 April 2020.
  8. Simulasi Ujian Sekolah III, dilaksanakan tanggal 7 – 9 April 2020, dengan teknis pelaksanaan persis seperti Ujian Sekolah utama. (Hal ini bila Lockdown Covid-19 sudah berakhir sampai tanggal 31 Maret 2020) bila terjadi perpanjangan lagi, maka pelaksanaan Simulasi Ujian Sekolah III sama seperti Simulasi Ujian Sekolah II.
  9. Ujian Utama dilaksanakan tanggal 13 – 17 April 2020 dengan jadwal sebagai berikut:
Hari US UTAMA WAKTU MATA PELAJARAN Hari US SUSULAN
Senin, 13 April 2020 07.30 – 09.30 10.00 – 12.00 Pend. Agama PPKn Senin, 20 April 2020
Selasa, 14 April 2020 07.30 – 09.30 10.00 – 12.00 Bahasa Indonesia PJOK Selasa, 21 April 2020
Rabu, 15 April 2020 07.30 – 09.30 10.00 – 12.00 Matematika SBdP Rabu, 22 April 2020
Kamis, 16 April 2020 07.30 – 09.30 10.00 – 12.00 IPS Bahasa Jawa Kamis, 23 April 2020
Jumat, 17 April 2020 07.30 – 09.30 IPA   Jumat, 24 April 2020

Keterangan:

  1. Bila ada Mulok Sekolah, silakan jadwalkan sesuai dengan waktu yang ada (misal: Sabtu, 18 April 2020)
  2. Jadwal ujian sekolah menyesuaikan kondisi dan situasi.
  3. Tiga Muatan Pelajaran (PPKn, Matematika, dan IPS) yang dalam Pedoman Opersional Sekolah (POS) tidak ada praktik, mohon disiapkan nilai keterampilan (bisa dengan melakukan praktik, mengambil dari portofolio, proyek, produk yang sudah dilakukan guru selama proses pembelajaran dari semester I dan II kelas 6). Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan konsep penilaian kurikulum 2013 yang meliputi nilai sikap (KI 1, dan 2), pengetahuan (KI 3) dan keterampilan (KI 4).
  4. Kepala sekolah perlu menyesuaikan POS masing-masing.

Itulah dari rencan kegiatan yang dapat berubah-ubah terkait adanya wabah covid-19. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat kendala dan perubahan teknis.